TATA LETAK GEDUNG SMAN 1 DONOROJO MEMBERIKAN ENERGI POSITIF PADA WARGANYA
TATA LETAK GEDUNG SMAN 1 DONOROJO
MEMBERIKAN ENERGI POSITIF PADA WARGANYA
Hingga saat ini Pulau Jawa sudah banyak sekali ditemukan bangunan candi yang semuanya membuat kekaguman banyak orang awam maupun para arsistektur. Bukan hanya sekedar kagum pada nilai estetika saja akan tetapi masih banyak hal lain yang membuat para ahli geleng geleng kepala menambah kekagumannya tentang candi. Rata rata candi di Indonesia dibanguan sekitar abat ke 7-8 tanpa menggunakan semen, tinggi menjulang, akan tetapi kekuatan bangunan ternyata tahan terhadap gangguan iklim/ cuaca, bencana alam (gempa, banjir, topan), teraturnya sirkulasi air, teraturnya sirkulasi udara yang semuanya tidak ada yang bertentangan dengan ilmu Feng Shui (China), maupun ilmu primbon (Jawa). Dari banyak fenomena yang mengagumkan tersebut tentunya proses pembuatannya melalui perencanaan matang dan analisa yang kompleks.
Menurut para ahli fungsi dibangunnya candi sebagai tempat yang terbaik bagi aktifitas positif manusia seperti ritual ibadah keagamaan, memuliakan Sang Pencipta, pemujaan dewa-dewi, ataupun penghormatan leluhur. Sebagai tempat kegiatan yang positif, perancang candi sudah mempertimbangkan berbagai hal baik fisik maupun metafisik, termasuk yang menyangkut terjadinya hubungan harmonis, antara bangunan candi, manusia sebagai penghuni, dengan keadaan alam sekitarnya.
Gedung SMAN 1 Donorojo dibangun awal tahun 1994, selesai dan mulai ditempati untuk KBM pada akhir tahun 1994. Pertama mulai ditempatinya Gedung SMAN 1 Donorojo (dulu bernama SMAN 1 Keling) hanya memiliki gedung 1 lantai yang terdiri 12 ruang utama yaitu : 6 ruang kelas, 1 ruang TU, 1 ruang guru, 1 ruang ketrampilan, 1 lab Biologi, 1 ruang kasek, 1 ruang BK. Pertama kali menempati gedung SMAN 1 Donorojo, bertepatan dengan penempatan/ pengangkatan saya sebagai CPNS, TMT 1 Desember 1994. Hingga saat ini sudah 30 tahun saya menjadi guru dan belum pernah pindah ke sekolah lain, sehingga paham terhadap setiap penambahan bangunan baru di SMAN 1 Donorojo, yang saat ini sudah memiliki memiliki gedung 2 lantai terdiri 38 ruang utama, dan semua bangunan tambahan baru melalui Analisa dan perencanaan .
Gedung SMAN 1 Donorojo dibuat bertujuan sebagai tempat untuk belajar ilmu umum, maupun ilmu agama, dan tempat aktifitas positif lainnya seperti olah raga, rapat, sosialisasi, lomba dan lainnya. Analogi dari perancang candi, meskipun bukan bangunan yang fenomenal, pembangunan gedung SMAN 1 Donorojo menurut pendapat saya juga sudah melalui analisa dan perencanaan yang tidak sederhana. Jika dilihat dari udara, susunan tata letak bangunan ruang utama SMAN 1 Donorojo, berbentuk huruf O. Hal ini bukanlah suatu kebetulan semata, akan tetapi sudah didesain oleh perancangnya bahwa pemilihan lokasi dan pembuatan master plan sudah melalui proses analisa dan perencananaan yang mempertimbangkan berbagai aspek baik fisik maupun metafisik.
Di sebagian besar daerah pulau Jawa, masih percaya dan menerapkan ilmu jawa (primbon) maupun ilmu china (Feng Shui) sebagai rujukan sebelum membangun, apalagi gedung untuk aktifitas positif manusia. Dalam membangun gedung kedua ilmu tersebut sangat memperhatikan pergerakan angin (Feng), pergerakan air (Shui), pergerakan matahari, pergantian musim, dan sebagainya. Gedung SMAN 1 Donorojo yang dibangun 1994 menghadap ke arah selatan, yang berbentuk huruf O ternyata sudah sinkron dan berkesesuaian dengan ilmu Primbon, maupun Feng Shui. Tata letak bangunan menurut primbon, maupun Feng Shui di terangkan bahwa beberapa elemen mewakili energi alam yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia penghuni bangunan, yaitu elemen : air, api, kayu, logam, tanah, dan udara. Dengan kombinasi yang tepat, semua elemen ini dapat membentuk siklus energi positif secara efisien terhadap penghuni bangunan. Begitu pula sebaliknya, jika tidak ada keseimbangan maka akan ada elemen yang mendominasi elemen lain, dampaknya justru bersifat negatif terhadap kehidupan penghuni bangunan.
Lingkungan alam sekitar banyak berupa tanaman hijau yang merupakan sumber udara segar dan menyehatkan terhadap penghuni Gedung SMAN 1 Donorojo. Setidaknya ada 3 manfaat terkait tata letak bangunan ruang utama yang berbentuk huruf O. Manfaat yang pertama menyebabkan tidak ada satupun pintu ruang utama yang terhalang oleh bangunan lain, hal ini menyebabkan lancarnya sirkulasi udara segar (masuknya energi positif) ke setiap ruang utama (tempat kegiatan), porsi sirkulasi setiap ruang sama besar (seimbang), tidak ada satupun ruang yang dominan maupun terhambat proses masuknya energi postif. Kelancaran proses masuknya energi positif ke setiap ruang utama akan berpengaruh positif pada kehidupan penghuninya (warga sekolah) yang pada akhirnya berkontribusi positif dalam mencapai cita cita/ tujuannya.
Manfaat yang kedua dari tata letak bangunan ruang utama yang berbentuk huruf O, menjadikan sirkulasi peredaran air khususnya pada musim hujan sangat lancar, tidak ada satupun sirkulasi air buang dari ruang utama yang terganggu, dan terhalang oleh bangunan lain. Lancarnya sirkulasi air buang atau tidak adanya genangan di musim hujan mengandung makna bahwa keluarnya energi negatif di lingkungan SMAN 1 Donorojo sangat cepat dan mudah. Kata lain dari manfaat 1 dan manfaat 2 adalah mudah masuk energ positif ke setiap ruang utama, dan mudah keluarnya energi negatif dari lingkunagn sekolah.
Manfaat ketiga dari tata letak bangunan ruang utama yang berbentuk huruf O, akan memudahkan dalam memantau aktifitas siswa di setiap ruang utama, baik yang ada di lantai 1 maupun di lantai 2 dengan cara berdiri di tengah lapangan saja, tidak akan ada satupun bangunan penghalang pandangan, sebelum memiliki CCTV yang dipasang di setiap ruang utama. Dan sebaliknya kegiatan apapun yang dilaksanakan di tengah lapangan dapat diamati dari seluruh ruang utama baik lantai 1 maupun lantai 2.
Selain tata letak ruang bangunan yang berkontribusi positif, gedung SMAN 1 Donorojo yang menghadap ke arah selatan pun memiliki manfaat positif. Menurut perhitungan jawa (primbon) maupun Feng Shui arah selatan berimplikasi bahwa yaitu : setiap ruang akan mendapatkan sinar matahari yang proporsional sehingga bersifat menghangatkan maknanya membuat warga yang menempatinya menjadi lebih harmonis, bahagia, arah selatan mengandung elemen api bermakna bahwa dalam meraih setiap cita cita, karier selalu dengan semangat yang berapi api pantang menyerah sebelum berhasil.
Dengan banyaknya makna positif dari tata ruang gedung SMAN 1 Donorojo yang digagas para pendahulu, tentu kita berharap memperolah manfaat tersebut secara terus menerus dalam jangka Panjang. Maka saya mengajak kepada seluruh warga sekolah untuk selalu : menjaga kebersihan, melestarikan keharmonisan hubungan dengan lingkungan sekitar, mempertahankan kebermanfaatan setiap ruang utama dari sudut pandang ilmu jawa maupun feng shui, mendukung dan mensukseskan pelaksanaan semua program sekolah dengan sebaik baiknya.





