Deklarasi 6 Anti: SMAN 1 Donorojo Berkomitmen Wujudkan Generasi Muda Berintegritas
Donorojo, 5 Februari 2025 – SMAN 1 Donorojo menjadi saksi lahirnya komitmen kuat generasi muda Jepara dalam membangun karakter yang berintegritas dan berdaya saing. Bertempat di Laboratorium Fisika sekolah, Deklarasi 6 Anti resmi digelar pada Rabu (5/2) pukul 09.30-12.00 WIB.
Acara ini dihadiri oleh berbagai duta yang mewakili semangat perubahan, di antaranya Duta OSIS 5 Anti Kabupaten Jepara 2024, Selvi Nawang Sari dan Khen David Alfiandra, Duta Anti Narkoba Kabupaten Jepara, Ahmad Febriansyah, Duta Literasi Smansado, Chayla Putri Leksmana, Duta Kartini Smansado, Navira Ardya Gisella serta perwakilan Forum Anak Jepara, Basu Dewa Kresna Dwi Arya Haryanto Putra. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai elemen pelajar dapat memperkuat gerakan positif demi masa depan yang lebih baik.

Deklarasi ini bertujuan untuk mengukuhkan komitmen pelajar dalam menerapkan 6 Anti, yakni Anti Bullying, Anti Intoleransi, Anti Narkoba, Anti Pernikahan Dini, Anti Korupsi, serta Anti Judi (baik daring maupun luring). Melalui deklarasi ini, para pelajar diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Gerakan ini sejalan dengan upaya pemerintah dan institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan produktif.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dengan serangkaian acara yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta akan pentingnya sikap anti terhadap enam permasalahan sosial tersebut. Sesi orasi dari para duta menjadi salah satu sorotan utama acara ini. Dalam orasi mereka, masing-masing duta menyampaikan pesan inspiratif tentang bahaya dan dampak dari perilaku negatif yang menjadi fokus deklarasi.
Selain itu, para peserta juga melakukan pembacaan ikrar bersama sebagai simbol keseriusan dalam mengimplementasikan nilai-nilai 6 Anti dalam kehidupan sehari-hari. Momen puncak acara adalah penandatanganan komitmen oleh perwakilan peserta, yang menandai langkah konkret dalam merealisasikan gerakan ini.
"Semoga gerakan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar menjadi gerakan nyata yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ahmad Febriansyah, Duta Anti Narkoba Kabupaten Jepara. Ia menekankan bahwa aksi nyata jauh lebih penting daripada sekadar pernyataan verbal. Komitmen dari setiap individu, khususnya pelajar, diharapkan dapat menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMAN 1 Donorojo, Ibu Puji Ningrum, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif ini. "Kami sangat bangga melihat semangat para pelajar dalam mengusung nilai-nilai positif. Deklarasi ini bukan sekadar acara simbolis, melainkan awal dari perjuangan nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang," ungkapnya.
Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait permasalahan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Diskusi ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih dalam mengenai cara mengatasi dan mencegah perilaku negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Deklarasi 6 Anti di SMAN 1 Donorojo ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi gerakan serupa. Dengan adanya deklarasi ini, SMAN 1 Donorojo diharapkan menjadi pionir dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan bebas dari perilaku negatif.
Melalui langkah ini, SMA Negeri 1 Donorojo selangkah lebih maju dalam menciptakan generasi penerus yang bertanggung jawab dan berintegritas. Semangat perubahan yang digaungkan dalam acara ini akan terus menyala, memberikan harapan bagi masa depan yang lebih cerah bagi para pelajar dan masyarakat luas.
KAMI BISA,
KAMI UNGGUL,
KAMI BANGGA,
BERPRESTASI.
Redaksi: Tim Jurnalistik Smansado





